Petir dan Guntur: Dua Saudara dari Langit
10 November 2025 | Arif – Pendidikan IPA
Langit Surabaya sore ini tidak hanya menurunkan hujan deras, tetapi juga sesekali menyala terang oleh kilatan petir dan suara guntur yang menggema. Kedua fenomena ini sering dianggap menakutkan, padahal sesungguhnya merupakan bagian alami dari dinamika listrik atmosfer yang luar biasa. Petir dan guntur bisa disebut sebagai “dua saudara” yang lahir dari peristiwa yang sama — pelepasan energi besar di langit.
Bagaimana Petir Terjadi?
- Bagian atas awan bermuatan positif,
- Bagian bawah awan bermuatan negatif,
- Sedangkan permukaan bumi di bawahnya terinduksi positif.
Ketika perbedaan potensial listrik di antara keduanya terlalu besar (bisa mencapai ratusan juta volt), udara yang semula bersifat isolator menjadi konduktor. Arus listrik raksasa pun mengalir — inilah kilatan petir yang kita lihat. Energi dari satu sambaran petir dapat mencapai 5 miliar joule, setara dengan daya yang mampu menyalakan 100 lampu 100 watt selama sekitar 14 jam.
Mengapa Setelah Petir Terdengar Guntur?
Keterlambatan antara cahaya petir dan bunyi guntur dapat dijelaskan melalui fisika gelombang.
- Cahaya merambat dengan kecepatan sekitar 300.000 km/detik,
- Sedangkan suara hanya sekitar 343 m/detik (pada udara kering bersuhu 25 °C).
Jadi, jika jeda antara kilatan petir dan bunyi guntur sekitar 3 detik, berarti sambaran petir terjadi kira-kira 1 kilometer dari posisi kita.
Jenis-Jenis Petir
Para ilmuwan mengelompokkan petir berdasarkan asal dan arah alirannya, di antaranya:
- Cloud-to-Ground (CG): Petir dari awan ke tanah — paling berbahaya bagi manusia.
- Intra-Cloud (IC): Petir yang terjadi di dalam satu awan.
- Cloud-to-Cloud (CC): Petir yang menghubungkan dua awan berbeda.
- Positive Lightning: Petir bermuatan positif dari puncak awan ke tanah — jarang terjadi, namun energinya bisa 10 kali lebih kuat dari petir biasa.
Petir di Daerah Tropis
Sains, Keamanan, dan Kesadaran
- Hindari berteduh di bawah pohon tinggi.
- Jangan menggunakan ponsel atau perangkat elektronik saat hujan petir.
- Jauhi area terbuka seperti lapangan atau persimpangan jalan.
- Jika di dalam gedung, hindari berdiri di dekat jendela atau menyentuh benda logam.
Refleksi Alam
Dari suara guntur yang menggetarkan, kita diingatkan akan kekuatan dan keteraturan alam, serta pentingnya memahami sains agar kita dapat hidup selaras dengan fenomena di sekitar kita.
(Mukhayyarotin Niswati Rodliyatul Jauhariyah, Tim Redaksi FMIPA Unesa)